Strona główna Kecantikan

Kecantikan

Kebanyakan laki-laki mungkin mengatakan bahwa perempuan cantik adalah perempuan yang bertubuh langsing, berkulit bersih, matanya lentik, atau hidungnya mancung. Tidak banyak orang yang mengaitkan kecantikan dengan pribadi yang baik, menarik, cerdas, ataupun ramah.Penelitian yang dilakukan Sigma Research, suatu lembaga riset pemasaran, mengonfirmasi hal tersebut, bahwa sebagian besar orang menghubungkan kecantikan dengan penampilan fisik. Tidak heran, berbagai jenis produk kecantikan menjadi tren di masyarakat.Di pasaran terdapat beragam produk kecantikan seperti kosmetik atau produk perawatan kulit, termasuk produk perawatan wajah kusam, produk perawatan wajah berminyak, dan produk perawatan wajah untuk kulit kering. Banyak di antaranya yang dijual online untuk memudahkan konsumen. Namun, ramainya peredaran produk palsu dan berbahaya perlu diwaspadai.

Kecantikan dari Dalam

Menghabiskan banyak biaya perawatan kulit tanpa memperhatikan asupan makanan bergizi demi kecantikan kulit dari dalam dipandang sia-sia. Selain mengurangi konsumsi gula dan meminum air putih yang cukup, dalam sebuah artikel kecantikan di The Daily Mail, pakar kecantikan Mandi Nyambi menyarankan konsumsi sejumlah nutrisi dari bahan makanan tertentu:
  • Vitamin A: daging sapi, telur, ikan, telur, wortel, ubi
  • Vitamin B12: telur, produk olahan susu
  • Vitamin C: jeruk, stroberi, tomat, bayam, kol
  • Vitamin D: susu, sereal
  • Vitamin E: almond, biji bunga matahari, salmon, alpukat
  • Vitamin K: kangkung, produk olahan susu
  • Zinc: daging sapi, susu, kerang, susu
  • Omega 3, 6, 9: kenari, biji labu, alpukat, salmon
  • Laktobasilus: kimchi, yoghurt

Produk Kecantikan yang Aman

Embel-embel “produk kecantikan terbaik” atau “produk kecantikan yang bagus” tidak berarti bahwa produk kecantikan tersebut aman untuk digunakan. Mayagustina Andarini selaku Deputi Bidang Pengawasan Kosmetika BPOM menyebutkan beberapa kriteria dalam memilih produk kecantikan atau kosmetik yang aman:
  1. Periksa apakah ada cacat pada kemasan produk
  2. Cek apakah ada NIE atau nomor izin edar dari BPOM
  3. Pastikan NIE tersebut tercantum di situs resmi BPOM
  4. Perhatikan tanggal kedaluwarsa pada label produk
Jika membeli produk kecantikan dari luar negeri, entah produk perawatan wajah atau produk kecantikan kulit, usahakan untuk memilih yang tidak mengandung zat berbahaya. Menurut Vanessa Cunningham, seorang ahli gizi dan kesehatan, bahan kandungan beracun bisa mengakibatkan iritasi pada kulit, kanker payudara, dan gangguan pernapasan. Kandungan berbahaya itu misalnya ftalat, formaldehida, urea, sulfat, dan pewarna buatan. 

Brak postów do wyświetlenia